Jumat, 05 Agustus 2011

Ejakulasi Dini Pria

Antara 30-40% pria dipercayai menderita kondisi pembuat frustasi yang dinamakan ejakulasi dini atau cepat. Tetapi berita baiknya, kondisi itu dapat ditangani secara tuntas. Ahli terapi psikoseksual Paula Hall akan menjelaskan bagaimana caranya.

Apa itu ejakulasi dini?
Definisi dari ejakulasi dini sangat bervariasi mulai dari "keluar hanya dengan 6 dorongan" sampai "keluar dalam waktu 2 menit" dan bahkan "keluar sebelum pasangan Anda". Definisi yang terakhir ini dapat menyesatkan jika pasangan Anda yang cenderung membutuhkan waktu satu jam untuk mencapai orgasme.
Sebenarnya definisi sederhananya cukup berarti suatu kondisi di mana Anda mengalami ejakulasi sebelum yang Anda inginkan dan Anda merasa tidak dapat mengontrolnya, itulah yang disebut Anda menderita ejakulasi dini.

Sampai saat ini belum ada patokan ejakulasi dini yang bisa diterima secara universal karena sulitnya menentukan kapan suatu ejakulasi dikatakan terlalu cepat dan kapan ejakulasi disebut normal. Beberapa pakar seks menyebutkan angka 5 menit sebagai patokan. Apabila Anda sudah mengeluarkan sperma dalam waktu kurang dari 5 menit saat bersenggama (penis masuk ke vagina), maka Anda bisa disebut menderita ejakulasi dini.
 
Sementara studi lain menyatakan bahwa patokannya bukanlah berapa lama Anda mampu menahan keluarnya sperma, melainkan seberapa puas diri Anda dan pasangan Anda. Meskipun hanya 5 menit, asalkan Anda dan pasangan Anda bisa terpuaskan dalam waktu 5 menit tersebut, maka Anda dikatakan normal. Disisi lain, meskipun Anda mampu bertahan selama 20 menit, tapi pasangan Anda belum terpuaskan (belum mengalami orgasme), maka Anda masih disebut menderita ejakulasi dini.

Pada umumnya kebanyakan pria akan mengalami ejakulasi lebih awal dari yang mereka harapkan pada beberapa kejadian, khususnya bila sedang stres atau dalam situasi sangat terangsang. Tetapi, jika Anda tidak bisa mengontrol lebih dari 50% kesempatan, itulah yang akan menjadi suatu masalah.
Beberapa pria mungkin mengalami ejakulasi dini ketika mereka melakukan hubungan seks. Beberapa merasa, mereka keluar terlalu saat melakukan rangsangan apapun dengan pasangan. Lainnya merasa punya kontrol yang kecil ketika mereka melakukan masturbasi sendiri.

Ejakulasi dini merupakan salah satu masalah seksual yang paling sering dialami kaum pria. Sebagian besar seorang pria pasti pernah ejakulasi dini. Hal tersebut tidak masalah apabila ejakulasi dini tidak terjadi secara terus menerus dan menganggu keharmonisan hubungan seks dengan pasangan. Survei ilmiah menyatakan bahwa 40% pria usia produktif (20-50 tahun) menderita ejakulasi dini. Artinya dari 100 pria dewasa yang ada di kompleks rumah Anda, 40 orang menderita ejakulasi dini. Dengan kata lain, setidaknya ada 40 istri yang tidak terpuaskan secara seksual.
 
Dari sensus penduduk 2010 diketahui penduduk Indonesia ada 237 juta jiwa dan 119,5 juta adalah laki-laki. Apabila 50% dari laki-laki Indonesia adalah usia produktif, maka di Indonesia ada 23.900.000 pria usia produktif yang menderita ejakulasi ini. Tidak heran jika obat kuat sangat laris di Indonesia. 

Penyebab
Pria yang mengalami ejakulasi dini tidak dapat merasakan apa yang dinamakan oleh para ahli terapi dengan "titik yang tidak dapat dielakkan". Ini adalah sensasi yang timbul sesaat sebelum ejakulasi terjadi. Pria yang tidak menderita ejakulasi dini bisa mengenali sensasi ini dan memilih berhenti atau mengubah rangsangan sampai keadaan mendesak ini reda.
Kebanyakan pada pria yang mengalami ejakulasi dini akan mengalami hal itu di sepanjang kehidupan seksualnya dan tidak akan pernah merasakan apa yang dinamakan "titik yang tidak dapat dielakkan" itu. Ada beberapa alasan mengapa hal ini bisa terjadi. Awalnya disebabkan karena seks selalu dilakukan dengan tergesa-gesa atau dihubungkan dengan perasaan bersalah atau gelisah.
Terkadang pria mengalami ejakulasi cepat karena tekanan dari pasangan untuk "melakukan dan menyelesaikannya dengan cepat" . Apapun penyebab asalnya, badan menjadi terbiasa untuk merespon dengan cepat dan ejakulasi cepat menjadi sesuatu yang normal.

Dalam keadaan tertentu, ejakulasi dini adalah hasil dari kondisi fisik seperti infeksi saluran kencing atau prostat. Penelitian belakang ini mengatakan beberapa pria mungkin mengalami kecenderungan psikologis dalam sistem syaraf untuk ejakulasi dengan cepat. Tetapi pada kebanyakan pria, ejakulasi akan sering terjadi lebih cepat karena stres atau suatu penyakit.

0 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...